09 October 2006

merindu yang tiada

untuk yang ke sekian kali
rindu terasa hampa
dan cinta...
kembali dipertanyakan

malam-malam kembali sepi
larut dalam mimpi yang membawa gelisah
ketika nurani berontak pada hati yang kaku

untuk yang ke sekian kali
menatap telaga cinta
berharap airnya beriak
memercik rindu pada jiwa yang beku

jakarta, 8 juli 2006
semoga seiring terbitnya mentari pagi, kebekuan itu pun mencair

No comments: